fbpx

Interpersonal Skill: Keahlian Wajib bagi Generasi Milenial

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Ditulis oleh Firman | Developer
Hosting Unlimited Indonesia

Daftar Isi

Di era globalisasi saat ini, selain hardskill seperti koding, desain, video editing dan lainnya. Softskill juga menjadi parameter penting bagi kesuksesan seseorang. Softskill diartikan sebagai kepribadian, atribut personal, serta kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk sukses dalam sebuah pekerjaan. Softskill yang dimiliki merupakan cerminan bagaimana kualitas interaksi seseorang dengan lingkungan sekitar. Salah satu softskill yang diperlukan untuk dapat survive di dunia karier adalah Interpersonal Skill, apa itu interpersonal skill? mengapa kemampuan ini penting dimiliki oleh generasi milenial?

Baca sampai habis artikel ini agar kamu bisa mempelajari dan menerapkan kemampuan ini untuk menunjang karier profesionalmu. Yuk simak penjelasan berikut!

Apa itu Interpersonal Skill?

Interpersonal Skill atau yang selanjutnya disebut dengan Keahlian Interpersonal adalah bentuk kemampuan dalam membaca perasaan, dorongan, dan keinginan orang lain. Baik yang terucap atau yang tidak terucap, dan bertindak atas dasar pengetahuan yang didapatkan.

Kemampuan interpersonal memiliki dua unsur penting yaitu concern dalam bentuk rasa peduli atau perhatian pada orang lain yang kemudian diikuti oleh dorongan untuk melakukan sesuatu (action). Kedua unsur ini menjadi unsur pembangun dari keahlian interpersonal, karena seseorang baru akan melakukan suatu tindakan apabila pikiran dan hatinya merasa peduli atau menaruh perhatian pada suatu hal.

Dalam ilmu pemasaran, hal ini biasa digunakan sebagai sarana mencari pelanggan melalui iklan yang menyita perhatian sehingga mengundang pelanggan untuk melakukan pembelian (action).

Pentingnya Interpersonal Skill

Secara naluri manusia membutuhkan manusia lain karena manusia adalah makhluk sosial. Yang tidak butuh berarti mengingkari nalurinya sebagai manifestasi arogansi atau kesombongan. Namun kita juga tidak bisa sepenuhnya mengandalkan orang lain dalam segala urusan yang kita lakukan. Terlalu mengandalkan orang lain artinya kita menghilangkan peranan/kepercayaan bagi diri kita sendiri. Hal ini juga tidak dibenarkan oleh ilmu pengetahuan karena dengan terlalu mengandalkan orang lain berarti kita siap untuk dikecewakan.

Dalam kehidupan, manusia bukanlah makhluk yang sempurna dan tidak luput dari kesalahan dan kekurangan. Oleh karena itu manusia membutukan manusia lain sehingga terjalin sebuah “Kerja sama” antar individu maupun antar kelompok untuk saling tolong menolong. Tidak hanya itu, dalam dunia kerja kemampuan ini sangat diperlukan karena dalam sebuah organisasi/perusahaan hampir tidak mungkin tidak terjadi interaksi. Baik interaksi antar sesama karyawan maupun antara karyawan dengan atasan atau sebaliknya. Dengan memiliki kemampuan ini maka kita dapat menjalin kerjasama yang baik dengan tim.

Sun Tsu (Donald G.Krause, 1998) menggambarkan pentingnya kemampuan interpersonal bagi seseorang

Jika anda mengetahui para pendukung, pesaing, dan mengetahui diri anda, maka strategi-strategi yang anda buat tidak akan pernah gagal walapun ditantang ratusan kali. Jika anda hanya mengetahui diri anda tanpa mengetahui pendukung dan pesaing anda maka kegagalan akan datang seiring dengan kesuksesan. Tapi jika anda tidak mengetahui diri anda dan para pendukung serta pesaing anda maka anda akan gagal setiap waktu.

Sun Tsu (Donald G.Krause, 1998)

Karena satu-satunya rumus paling penting bagi kesuksesan adalah mengetahui bagaimana berhubungan dengan orang lain.

Parameter Keahlian Interpersonal

Kemampuan interpersonal dibagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut:

Level Rendah

Di level ini seseorang baru bisa berteman dengan orang lain, baru bisa menyenangkan orang lain atau baru bisa mengobrol dengan orang lain.

Level Menengah

Seseorang telah sanggup membangun hubungan secara konstruktif berdasarkan bidang keahlian, memiliki hubungan yang relatif lama, dan dapat menempatkan orang lain di tempat yang tepat.

Level Atas

Di tingkat ini seseorang sudah bisa memberikan toleransi, bisa membangun diplomasi, bisa mencairkan ketegangan situasi, dapat menebar kedamaian bagi orang lain, dan dapat memperlakukan orang dengan sabar dan penuh hormat.

Level Tinggi atau Ahli

Dalam tahap ini seseorang telah sanggup membangun relasi dengan baik, dapat mengatasi konflik secara positf, dan bisa mengatasi orang yang sulit diatur (Trouble maker) dalam tim secara efektif dan efisien.

Nah seringkali dalam suatu tim ada orang yang sulit diatur dan sering menimbulkan masalah atau biasa disebut trouble maker, orang ini memiliki ciri-ciri selalu mengkritik, selalu mendebat pendapat yang disampaikan, selalu ingin terlihat dominan atau berkuasa, egois, suka ikut campur, dan selalu melontarkan protes terhadap kebijakan yang dibuat. Jika kamu sudah bisa menghadapi orang seperti ini maka keahlian interpersonalmu sudah level tinggi atau ahli, hal ini bisa menjadi bekal kariermu ke depannya.

Interpersonal Skill dan Dunia Kerja

Kemampuan dalam menyelesaikan masalah merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan saat ini. Selain itu kemampuan dalam membangun hubungan, menjaga hubungan, atau menyelesaikan hubungan secara positif sangatlah penting. Saat dihadapkan pada masalah, tidak jarang orang cenderung mengalami depresi atau stres. Padahal, apabila kemampuan interpersonalnya baik, maka masalah didapat merupakan pembelajaran untuk berkembang. Adapun ciri-ciri orang yang memiliki kemampuan interpersonal baik adalah mereka yang memiliki intuisi yang tajam karena terbiasa melihat ke dalam dirinya (intuitif). Kemampuan berkomunikasi secara efektif juga merupakan ciri dari seseorang yang memiliki keahlian interpersonal tinggi.

Dalam dunia kerja, seringkali kita dihadapkan pada pekerjaan yang berulang, saat tidak sanggup, kebosanan akan melanda dan peran motivasi menjadi penting. Gairah untuk maju, menjadi katalis untuk terus berkembang di dunia kerja. Semakin tinggi motivasi, maka semakin produktif pula kerja yang dihasilkan.

Melihat potensi pada diri setiap individu, bakat merupakan sesuatu yang secara alami melekat pada diri seseorang, namun apabila tidak diasah maka tidak akan berguna. Bagi kamu yang ingin meningkatkan kemampuan interpersonal dan dapat meraih kesuksesan maka harus memiliki sikap yang kreatif dan inovatif, mampu menghasilkan karya yang baru atau berbeda dari biasanya. Dan yang terpenting adalah memiliki tanggungjawab yang besar untuk memperbaiki diri.

Kunci Keahlian Interpersonal

Keahlian Interpersonal merupakan kunci dalam berkarier, bekerja atau menekuni profesi apapun. Semakin tinggi level keahlian interpersonal seseorang, maka semakin tinggi pula peluang kamu untuk sukses. Terutama sukses dalam komunikasi dan menjalin hubungan dengan mitra serta hubungan pertemanan, keluarga, bahkan hubungan percintaan.

Jadi sampai sejauh mana Keahlian Interpersonalmu?



Referensi

Ubaedy. 2008. Interpersonal Skill. Jakarta : Bee Media Indonesia.

Ernest G. Bormann, William S. Howel, Ralph G. Nicholas, George L Shapir. 1969. Interpersonal Communication in the Modern Organization. Prentice-Hall, INC, Englewood Cliffws, New Jersey.

Mau punya website untuk jualan dengan harga terjangkau?
Pesenpedia solusinya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

2 komentar untuk “Interpersonal Skill: Keahlian Wajib bagi Generasi Milenial”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari kami. Yuk, jangan sampai ketinggalan

Baca Juga

Hosting Unlimited Indonesia

Instagram